Showing posts with label Coretan bebas. Show all posts
Showing posts with label Coretan bebas. Show all posts

Tuesday, August 9, 2022

Lirik Lagu Siapa yang menciptakan (Riko The Series)

 Lirik lagu ‘Siapa Yang Menciptakan’ dari Riko The Series.

Hai, teman-teman
Siapakah yang menciptakan
Terangnya mentari
Yang terbit di pagi hari

Hai, teman-teman
Siapakah yang menciptakan
Bulan dan bintang
Yang menerangi gelapnya malam

Hai, teman-teman
Siapakah yang menciptakan
Langit bumi
Dan seluruh alam semesta

Kita harus selalu bersyukur
Kepada Allah yang menciptakan
Seluruh alam semesta yang indah
Mari tingkatkan iman dan takwa

Hai, teman-teman
Siapakah yang menciptakan
Lebah yang rajin membuat
Madu nan manis


Hai, teman-teman
Siapakah yang meciptakan
Kebun dan bunga
Indah menghiasi bumi

Hai, teman-teman
Siapakah yang menciptakan
Warna indah pelangi
Di alam semesta

Kita harus selalu bersyukur
Kepada Allah yang menciptakan
Seluruh alam semesta yang indah
Mari tingkatkan iman dan takwa

Wednesday, February 19, 2014

KEHILANGAN KARTU ATM.

ATM Card

Ini adalah pengalam pribadi saya sendiri. Bermula saat saya yang mencoba mencari pekerjaan di Jakarta, karena saya ingin benar-benar mandiri, saya ingin nge-kost sendiri dan tidak mau tinggal bersama kakak saya. Maklum, mbak saya sudah berkeluarga, apalagi keponakan saya agak rese juga sama saya, dan lagi karena kantor saya bekerja lumayan jauh dari rumah mbak saya, dan lagi, saya juga tidak ingin tinggal bersama mas saya, karena lagi, agak gimana gitu kalo adek cwe tinggal di rumah masnya, meskipun ada kakak ipar tapi pengennya nge-kost aja. Jadi ya sudah, akhirnya saya nge-kost. Selang 3 bulan lebih, kost-kost n saya dan teman-teman saya lumayan aman,  ̋tapi kejahatan tidak hanya dari niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan  ̋
(Pesan Bang Napi). Suatu saat dan suatu hari, mulailah teman saya kehilangan sesuatu, terutama uang. Mulailah ketidak nyamanan menghantui kost-an kami dan tibalah pada suatu hari, akhirnya giliran saya yang kehilangan uang, apesnya, itu bukan uang saya, melainkan uang kakak (mas saya). sebelum mandi saya yakin uang tersebut ada didompet saya, karena terburu-buru, pada saat saya berangkat mandi, pintu kost tidak saya kunci, karena memang biasanya begitu. lalu karena saya terburu-buru tadi, saya langsung memasukkan barang-barang keperluan bekerja saya ke dalam tas termasuk dompetnya juga tanpa memeriksa isinya. Saya tahu bahwa saya kehilangan itu saya sudah berada di kantor, anehnya, uang saya yang hilang di dompet hanya 100ribu, padahal ada 250ribu di dompet saya, Setelah uang kakak saya, saya kembalikan, sisa 20ribu di dompet, karena untuk makan siang juga. Dan keesokan harinya, pada suatu pagi, kejadian itu terulang lagi, saya  terburu-buru lalu tidak mengunci pintu kost saya lagi. Dan apesnya yang diambil bukan hanya uang saya, tetapi sedompet-dompetnya, maka dari itu saya bingung sekali, karena didalam dompet berisi KTP,ATM Card, kartu Alfamart, serta kartu-kartu lain, disamping itu, saya adalah warga pendatang, apa jadinya jika saya ditanyai KTP lalu saya tidak memilikinya, akankah saya diciduk pol PP? (Alhamdulillah tidak terjadi). Tetapi saya kebingungan mengurus kartu ATM saya, karena pada saat saya membuka rekening bank itu saya masih berada di Hongkong, dan otomatis ada data-data tertentu yang terselubung, hehehehehe...... Belum lagi, Kantor Bank tempat saya membuka rekening itu adalah di Darmo, SURABAYA.
Akhirnya pertama-tama saya pergi ke bank tersebut dan melaporkan bahwa saya kehilangan dompet dan kartu ATM, mas-mas costumer servicenya bilang, ''Lapor ja dulu mbak, ke Polisi, lalu bikin KTP, baru dech nanti kami bisa membantu mbak.'' Begitu dalihnya. dan dia meminta saya untuk menutup /memblokir kartu saya lewat telepon, yaitu dengan menghubungi nomor 5XXXXX (Aslinya mah lupa nomor teleponnya, makanya di tulis XXXX. Hihihihihi.....) Saya melakukan saran sang Costumer Service tersebut, Akhirnya saya berhasil memblokir kartu ATM saya. Padahal ternyata kartunya sudah terblokir karena sang Pencuri sudah mencoba untuk menggunakannya di mesin ATM yang berada didaerah tempat saya nge-kost dan dia mencoba memasukkan nomor PIN ngawur, akhirnya terblokirlah kartu ATM saya tersebut, di tanggan sang pencuri. Karena kesibukan saya (Echm....... sok sibuk asline), bebarapa minggu kemudian saya melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT di sekitar tampat kost saya, untuk meminta surat keterangan kehilangan agar bisa mengurus dan membuat KTP dan Kartu ATM baru, maklumlah Jakarta Indonesia, jadi g da yang gratis ya mbak-mbak dan mas-mas, saya harus meninggalkan beberapa rupiah untuk biasya administrasi (upah nulis...hehehehehe....). Setelah saya selesai melapor ke Ketua RT, saya bergegas menuju Kantor Polisi, dan saya melaporkan hal uyang serupa, kemudian surat pengantar dari Kepolisian jadi dalam beberapa menit kemudian, nah sama dengan yang tadi, ada biaya seikhlasnya juga untuk upah menulis tadi.
Beberapa waku kemudian, saya kembali mengunjungi Bank yang bersangkutan untuk mencoba mengurus, tapi ternyata ditolak lagi, harus ada KTP, bahkan saya sudah menjelaskan bahwa saya warga pendatang, akan sulit bagi saya untuk membuat KTP di Jakarta, dan saya harus membuat KTP didaerah asal saya, tetapi si mbak Costumer Carenya malah bilang ''G pa pa mbak, mbak bisa koq bikin KTP di Jakarta, nembak bisa koq, kurang dari seminggu KTPnya biasanya sudah jadi''. Waduuuuuuuuuuuuuuh............... Lha koq malah ngasih solusi ky begitu..... 
Akhirnnya dengan kecewa hati, saya pergi dari bank tersebut, Saya tidak menyerah begitu saja saya memfoto copy KTP foto copy dari arsip Kantor tempat saya bekerja, lalu merubah beberapa data untuk saya samakan dengan data yang saya gunakan untuk membuka rekening bank trsebut, tapi ternyata setelah saya mencoba untuk datang ke bank tersebut, mereka hanya bisa mengatakan kalo yang boleh memutuskan proses pembuatan kartu ATM tersebut hanyalah kantor cabang yang menerima data-data saat saya membuka rekening tersebut, yaitu kantor Cabang Darmo, Surabaya. Dari kantor cabang Jakarta hanya meminta kartu keterangan kehilangan saya dari RT dan Kepolisian serta foto copy KTP saya tadi, dan meng-Fax-kannya ke Surabaya, dan menunggu keputusan, sampai saat ini saya belum mendapatkan tindak lanjut dari semua itu. Intinya mereka hanya meminta KTP asli saya yang harus dibawa untuk memproses kartu ATM saya tersebut, dan mungkin, saya hanya bisa menunggu rekening tersebut habis saldo dan tertutup sendiri secara otomatis, baru bisa membuka rekening baru di bank tersebut. Mengecewakan sekali yha... Padahal, itu milik kita, uang yang disimpan juga milik kita, kenapa seribet itu sih prosesnya. Sekian curhatan saya, semoga g ada yang bernasib sama, agar tidak mengalami kesulitan seperti saya. Aamiin. THANKS UDH MAMPIR..... WASSALAMUALAIKUM WR WB.

Tuesday, February 18, 2014

Pasca Banjir jalanan Jakarta banyak kerusakan.


Banjir terparah di Jakarta terjadi pada 18 Januari lalu, banjir terparah kedua terjadi seminggu kemudian, dan setelah itu Alhamdulillah belum banjir lagi, dan semoga ini akan terus berlanjut hingga musim penghujan habis dan berganti musim kemarau. Meskipun banjir sudah surut, tetapi ada hal lain yang menjadi masalah untuk pak Jokowi dan kawan-kawan terutama warga Jakarta atyaupun warga pendatang yang bekerja di Jakarta. Diantaranya adalah ; sampah sisa banjir, got dan sungai yang membawa tanah atau lumpur yang menyebabkan pendangkalan pada alirannya. Serta jalan raya maupun bukan raya yang terkikis lalu berlubang, dari yang tidak berlubang menjadio berlubang dan dari yang berlubang dangkal menjadi berlubang dalam. Dalamnya lubang jalan juga bervariasi. Ada yang hanya 1 cm, hingga ada pula yang 30 cm. Dan itu bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, karena tergelincir, ataupun jatuh. Dan pula itu bisa menambah kemacetan d jalan tersebut, padahal jalan tak berlubangpun Jakarta sudah macet apalagi di tambah lagi dengan jalan yang berlubang. Para pengendara motor, mobil, angkutan umum dan angkutan barang harus memperlambat laju kendaraan mereka, dan lebih berhati-hati. Berikut saya sertakan beberapa foto jalan berlubang yang saya temui...
jalanan yang rusak

jalan rusak
rusaknya jalan

Tuesday, July 16, 2013

Taman Wisata Alam Angke


Angke, adalah salah satu nama daerah di Jakarta. Dan daerah yang paling tersohor adalah "Muara Angke".
Muara Angke adalah wilayah hilir dan kuala dari Kali Angke/Sungai Angke . Sedangkan kali atau sungai ini dinamakan demikian menurut nama seorang panglima perang Kerajaan Banten, yakni Tubagus Angke (Tubagus atau Ratu Bagus adalah gelar kebangsawanan kerajaan Banten). Sekitar awal abad ke-16, Kerajaan Banten mengirim pasukannya untuk membantu Kerajaan Demak yang sedang menggempur benteng Portugis di Sunda Kelapa (Jakarta sekarang). Sungai di mana pasukan Tubagus Angke bermarkas kemudian dikenal sebagai Kali Angke dan daerah yang terletak di ujung sungai ini disebut Muara Angke. Pendapat yang lain dikemukakan oleh Alwi Shahab, seorang penulis dan budayawan Betawi. Menurutnya, kata "angke" berasal dari bahasa Hokkian, yakni "ang" yang berarti merah dan "ke" yang berarti sungai atau kali. Hal ini berkaitan dengan kejadian tahun 1740, saat Belanda membantai 10.000 orang Tionghoa di Glodok, yang membuat warna air Kali Angke yang semula jernih menjadi merah bercampur darah. Namun, menurut budayawan Betawi Ridwan Saidi, kata "angke" berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta, "anke", yang berarti kali yang dalam.
Disekitar sinilah terdapat sebuah Taman Wisata Alam yang dinamakan Taman Wisata Alam Angke Kapuk.
 Berhubung kemarin, Minggu 7 Juli 2013 saya dan teman saya mengunjunginya, disini saya akan bercerita sedikit tentang taman wisata tersebut.
Jarang memang, kita temui hutan mangrove di Indonesia yang di jadikan taman wisata. Tapi di TWA (Taman Wisata Alam) Angke ini, kita bisa menanam bibit, berekreasi berssama keluarga, atau juga bisa dijadikan sebagai sarana edukasi untuk para pelajar dan mahasiswi, untuk yang hobi fotografi juga bisa mengabadikan pemandangan, serta lokasi TWA ini juga tak jarang dijadikan sebagai lokasi pemotretan dalam PreWedding. 
 Jenis hutan mangrove yang mendominasi kawasan ini, antara lain: Api-Api (Avicenea sp.), Bidara (Sonneratia caseolaris), dan Bakau (Rhizopora mucronata & Rhizopora stylosa). Dan jenis fauna yang mendominasi adalah Pecuk Ular (Anhinga melanogastera), Kawok Maling (Nycticoraxnycticorak), Kuntul Putih (Egreta sp.), Kuntul Kerbau, dan  lainnya. Jenis reptil dan ikan, antara lain: Ikan Glodok (Glosogobius giuris), Udang Bakau, Kepiting, dan jenis-jenis ular tidak berbisa serta biawak.

Cara mencapai lokasi:
  •  Dari arah tol Bandara Soekarno-Hatta, keluar tol arah Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk arah Waterboom, Golf, dan Garden House. 
  • Dari Pluit keluar Muara Karang masuk Pantai Indah Kapuk terus Rumah Sakit PIK, Waterboom, Golf, dan Garden House. 
  • Dari tol JORR Lingkar Barat keluar Kamal terus ke Jalan Kamal Raya, masuk kompleks Elang Laut, PIK arah Waterboom, Golf, dan Garden House.
Sarana dan prasarana yang disediakan disana ada berbagai macam, diantaranya : menyediakan penginapan, kantin, toilet, kamar mandi, kapal boat, perahu/kano, area parkir dan masih banyak lagi.
 Untuk anda yang berminat untuk berkunjung, tidak perlu khawatir mengenai Tiket masuk ke area tersebut, cukup dengan Rp. 10.000,-/orang (beserta kendaraannya/motor) bisa masuk kedalam area Taman Wisata Alam Angke.
TWA Angke Kapuk










Saturday, June 22, 2013

Mencari Surat Keterangan Kesehatan di Puskesmas

Kemarin, 18 Juni 2013 saya ke Puskesmas Karangrejo, Magetan. Saya kesana dengan tujuan meminta surat keterangan dari Puskesmas untuk mencari pekerjaan. Biasanya Surat keterangan kesehatan terrsebut digunakan untuk mendaftarkan diri ke perguruan tinggi atau yang paling sering untuk melamar pekerjaan. Puskesmas Karangrejo melayani mulai pukul 08:00-12:00 WIB.
Pukul 09:30 saja tiba di Puskesmas, saya langsung menuju ke Loket, mencari informasi dan bertanya-tanya, saya bilang kalo saya ingin meminta surat keterangan sehat dari dokter, lalu saya dimintai KTP (Kartu Tanda Penduduk). lalu saya diminta untuk menunggu diruang tunggu, dan menunggu nama saya di panggil. tak berapa lama kemudian, nama saya di panggil oleh peetugas, dan saya dimintai untuk masuk ke suatu ruangan, kirain mau di apa-apain, maksudnya yha kaya periksa mata, sebelah ditutup sebelah dibuka, tensi darah, timbang badan dan ukur tinggi badan, ternyata g di apa-apain...! Cuma di timbang berat badan lalu di ukur berat badannya, udah gitu aja, lalu di tanyain suratnya untuk apa, kerja dimana bagian apa? da yg bawa enggak? lalu suruh ke kasir, di kasir ngasihin suratnya trs d balikin lagi ke saya. Trs udah saya nanya "udah pak? Udah boleh pergi?" si bapak di kasir menjawab "iya mbak sudah, kalo mo nginep juga g papa....!". Saya : "Makasih pak...!" (nyengir, sambil ngeloyor pergi)
Ya Alhamdulillah, g da sejam udah selesai, dan itu Gratiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissssssssssss.
dan tampilan surat keterangan dokterrnya kaya gini nich...!
Surat Keterangan Kesehatan dari Puskesmas
Dokternya peramal kali yha, kemarin tanpa di ukur tekanan daarahnya, si dokter langsung tau tensi darahku.hihihihihihih....!

Thursday, June 13, 2013

Membuat SKCK



Apa sich SKCK? Nah bagi yang belum tahu, SKCK adalah kepanjangan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian, surat tersebut di keluarkan oleh pihak kepolisian.
Kali ini wulan mau ngasih info bagaimana membuat SKCK, sebenarnya bukan membuat, tetapi mencari, karena membuat SKCK adalah pihak kepolisian. Menurut pengalaman pribadiku, wulan akan ceritain pengalamanku dalam mencari SKSC 10 Juni 2013 kemarin.
1)      Langkah pertama,
a)      Membawa foto copy KK (Kartu Keluarga) 2 lembar,
b)      Foto copy KTP (kartu Tanda Penduduk) 2 lembar.
c)      Pas foto ukuran 4x6 4 lembar
2)      Datang ke Kelurahan untuk meminta surat pengantar,
3)      Meminta tanda tangan pak lurah/bu lurah, dan Rp. 5000,- biaya administrasi
4)      Membawa surat dari kelurahan tadi ke kecamatan kamu,
5)      Meminta tanda tangan salah satu aparat di kecamatan, (gratis)
6)      Lalu ke POLSEK atau POLRES
7)      Di POLSEK/POLRES dimintai untuk mengisi biodata dan sebagainya, lalu menunggu sebentar dan jadilah SKCKnya, biayanya Rp.10.000,-.

Dan Alhamdulillah jadi dech, itu adalah sedikit pengalaman wulan dalam mencari surat kelengkapan kerja yaitu SKCK di kecamatan Karangrejo. Bagaimana di daerah kamu? Entah sama entah beda saya sendiri juga kurang tahu. Semoga bisa dijadikan artikel bantuan bagi teman-teman yang ingin membuat SKSC. Cukup sekian coretan dari wulan, kritik, saran, komentarnya sangat wulan harapkan ^_^.
Wassalam......!